PASCASARJANA IHD NEGERI DENPASAR AKREDITASI B

Gus Arde/Bali

Tanggal 09 sampai 16 Agustus 2008 pihak Dikti berkenan menurunkan tim asesor BAN (Badan Akreditasi Nasional) dalam rangka akreditasi Program Pascasarjana yang mengampu dua program studi yakni program studi Brahma Widya dan Dharma Acarya.
Hadir asesor Prof. Dr. Alef Thera Wasin, Drs. I Wayan Supartha, M.Hum, dan Drs. I Made Sutresna, M.A., setelah dimonitoring dan dinilai selama beberapa hari hasil-hasilnya kemudian diproses oleh pihak Dikti (Pendidikan Tinggi).
Bersamaan dengan IHD Negeri Denpasar menurut pengakuan Dr.Drs. I Nengah Duija, M.Si selaku sekretaris Program Pascasarjana ada beberapa perguruan tinggi yang sedang dalam proses akreditasi. Lanjutnya kedepannya sementara dipersiapkan dengan berbagai kajian batang keilmuan dengan cukup modal yang ada akan diprakarsai program doktor.
Selanjutnya pada tanggal 14 November 2008 bagai gayung bersambut, diterimalah hasil akreditasi terhadap dua program studi di IHD Negeri Denpasar dengan nilai B. Untuk menyambut hal itu dilaksanakan acara selametan di Aula IHD Negeri Denpasar.
Pengakuan Drs. I Ketut Widnya, M.A., M.Phil., Ph.D selalu Direktur Program Pascasarjana IHD Negeri Denpasar masih beruntung mendapatkan nilai B, sementara terdapat perguruan tinggi yang lain ada yang belum beruntung.
Ungkapnya lagi, kedepan Program Pascasarjana akan berbenah diri dalam infrastruktur dan suprastrukturnya sehingga bisa melangsungkan akreditasi dengan nilai yang lebih baik lagi.
Sementara Drs. I Gede Rudia Adiputra, M.Ag selaku Rektor IHD Negeri Denpasar menjelaskan mengenai aktivitas program pasca yakni melangsungkan program pendidikan kepada karyasiswa bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi yang ada di Bali, dalam bentuk dukungan dosen-dosen seperti UNUD (Universitas Udayana), UNDIKSA (Universitas Pendidikan Ganesha) Singaraja, UNHI (Universitas Hindu Indonesia), ISI (Institut Seni Indonesia) yang sebagian besar adalah profesor.
Hal itu dibenarkan I Ketut Widnya, Ph.D, aktivitasnya juga mendatangkan dosen-dosen yang ahli dalam bidang penelitian, bidang kajian pendidikan, dan filsafat seperti dari IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan pembicara dan theolog terkemuka nasional Ngakan Putu Putra, S.H., M.Hum yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 25 November 2008 ini.
Menurut I Ketut Widnya, Ph.D juga bahwa batang keilmuan yang umum dalam Hindu adalah Brahma Widya, dari batang pokok ini lalu memiliki ranting-ranting seperti teologi, kemudian pendidikan Hindu. Namun pendidikan Hindu ini diberlakukan khusus karena alasan kebutuhan kekhususan keilmuan dan kebutuhan masyarakat akan pendidikan Hindu itu sendiri.
Selain itu suksesnya acara akreditasi ini tidak lepas dari peranan out put Pasca yang banyak berkiprah dalam berbagai bidang, terdapat alumnus Pasca yang berkiprah sebagai pendarma wacana.
Begitu juga ada yang berkiprah sebagai sulinggih di masyarakat, sebagai penulis buku, hingga pengambil kebijakan yang terbilang berhasil di beberapa instansi baik di Bali maupun di luar Bali.
Inilah yang disebutkan oleh I Ketut Widnya, Ph.D sebagai dukungan yang terpenting yang membuktikan eksistensi Program Pasca Sarjana, lulusan yang memang mampu memasyarakat dan dibutuhkan oleh masyarakat baik masyarakat Hindu maupun non-Hindu.
Beberapa diantaranya yang menjadi lulusan terbaik berdasarkan data statistik Pascasarjana IHD Negeri Denpasar adalah Drs. I Gede Rudia Adiputra, M.Ag yang adalah rector IHD Negeri Denpasar hingga sekarang, yang memimpin institusi ini dengan penuh pengabdian dengan motto “Asih, Punia, dan Bhakti”.
Lain halnya dengan Drs. I Ketut Wiana, M.Ag beliau memang aktif sebagai penulis, penceramah nara sumber dari seminar lokal hingga internasional yang juga tidak kalah dipentingkan oleh umat Hindu.
Berikutnya predikat comlaude Drs. I Wayan Miartha, M.Ag sekarang sudah me-dwijati dengan nama bhiseka Sri Mpu Jaya Acaryananda yang juga tidak asing bagi masyarakat Hindu di Sulawesi Tenggara lantaran pengabdiannya selama berpuluh-puluh tahun di pulau tersebut.
Sementara di Mataram sana juga terdapat Drs. I Wayan Murba, M.Ag yang juga aktif dalam melakukan pembinaan disamping sebagai penyuluh, beliau juga aktif menulis buku-buku agama Hindu yang banyak dikonsumsi oleh umat Hindu di nusantara ini.
Dan juga adanya dengan Drs. I Ketut Donder, M.Ag yang satu ini memang memiliki basik ahli beton akan tetapi ahli juga dalam hal teologi Hindu yang pantas disejajarkan dengan teolog lain seperti Ngakan Putu Putra, yang juga banyak menulis buku-buku Hindu, dan baru-baru ini mendapatkan award untuk penulis buku terpopuler dan terlaris.
Karyanya yang paling monumental adalah “Brahma Widya, Teologi Kasih Semesta” yang diterbitkan oleh percetakan dan publisher Paramita Surabaya dan masih banyak lagi karya beliau baik yang diterbitkan maupun yang tidak diterbitkan.
Kegiatan selametan ini dilakukan dengan pemotongan tumpeng oleh Drs. I Gede Rudia Adiputra, M.Ag selaku rector yang berkesempatan hadir pada saat itu, pemotongan tersebut disaksikan oleh pejabat struktural dan fungsional IHD Negeri Denpasar dan didampingi oleh Dorektur Program Pasca.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: