SMANSAKU Program Bulan Bahasa, Diisi Kegiatan Keagamaan

Memperingati bulan bahasa, Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kubu (SMANSAKU) di Kecamatan Kubu Karangasem tanggal 25 sampai 28 Oktober 2010, diisi dengan kegiatan keagamaan, memilih kegiatan yang sudah langka ditemukan di masyarakat, seperti mesatua Bali, metembang (Dharma Gita), melukis dengan tema budaya Bali dan beleganjuran.

Dua diantaranya dilaksanakan dalam bentuk lomba pada tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Kegiatan seperti dipilih untuk dilombakan, mengingat sebagai tradisi Bali yang bernafaskan Hindu yang sudah langka ditemukan di masyarakat, halnya dengan mesatua Bali.

Menurut Diarsa selaku Kepala Sekolah mengatakan ”beberapa cabang tradisi Hindu dilombakan seperti satua Bali, metembang dan melukis, dengan harapan dapatmeningkatkan pemahaman terhadap budaya Bali dan melestarikan budaya yang sudah hampir punah ini”, ini sebenarnya sebagai wadah mengungkapkan kreatifitas siswa dalam bidang seni dan intelektual”.

Satua Bali terutama sebagai satu tradisi yang sudah jarang ditemukan, orang tua dari anak-anak Hindu memberikan ceritra kepahlawanan dalam satua Bali yang berisi berbagai petuah-petuah, dikemas dalam ceritra yang lucu dan cukup menarik perhatian. Dari pada dibiarkan anak-anak menonton televisi, dengan berita-berita yang kurang cocok untuk anak-anak usia dini.

Berbeda dengan metembang, siswa lebih suka dengan lagu-lagu barat dibandingkan dengan tembang-tembang sekar alit, atau sekar madya pada waktu persembahyangan di pura. Sehingga terlihat dari sekian perlombaan yang ada, lomba metembang paling sedikit pesertanya. Mungkin inilah yang membuat pihak SMANSAKU optimis untuk tetap melaksanakan perlombaan ini, bahkan akan memperluas kepada anak-anak Sekolah Dasar. Sebagai upaya menanamkan ajaran luhur agama Hindu mulai dari anak-anak usia dini, agar tidak tergerus oleh perkembangan jaman.

Berikutnya juga dilaksanakan beberapa perlombaan, seperti perlombaan story telling (pidato berbahasa Inggris) yang diikuti oleh SMAN 1 Kubu dan SMKN 1 Kubu, yang cukup menyedot perhatian siswa yang menjadi penonton pada waktu itu. Lomba mengekspresikan puisi diikuti oleh lebih dari 50 peserta dari berbagai sekolah di Kecamatan Kubu.

Selanjutnya, dilaksanakan lomba cerdas cermat yang skupnya se-kabupaten Karangasem. Agung Ariasa sebagai sekretaris pelaksana kegiatan ini, mengatakan, ”kedepannya kami akan mengadakan peningkatan kualitas pelaksanaan lomba ini, kemungkinan beberapa cabang lomba akan ditambahkan lagi, tentunya dengan menyedikan tantangan lebih, hadiah dan tropi yang lebih menarik lagi”.

Acara bulan bahasa ini dibuka pada tanggal 25 Oktober 2010 oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karangasem yang diwakili oleh kepala bidang Pendidikan Menengah Drs. I Ketut Sudana, M.Si, dihadiri pula oleh jajaran pemerintah Kecamatan Kubu dan Upt.Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kecamatan Kubu.

Pada acara puncak bulan bahasa tanggal 28 Oktober 2010, siswa SMANSAKU menunjukkan berbagai kreatifitas, diantaranya yang menarik dan unik adalah kolaborasi beleganjuran dengan ekspresi puisi sebagai pemenang lomba pada waktu acara perlombaan beberapa hari sebelumnya.

Suara si pengekspresi seni puisi tersebut nyaring diikuti oleh suara beleganjuran yang bergemuruh rentak terdengar indah sekali. Menurut keterangan salah satu guru di SMANSAKU, aktivitas ini dilatih oleh guru di SMUNSAKU yang dipersiapkan beberapa hari lalu.

Ini merupakan hal yang unik dilakukan antara budaya pusi secara nasional dengan tradisi musik tradisional beleganjuran disanding dalam satu ekspresi, sebagai ciri kreativitas yang terungkapkan.

Pelaksanaan perayaan bulan bahasa ini telah dirintis semenjak SMUNSAKU berdiri di tahun 1990, dan cukup mendapat perhatian dari pihak pemerintahan Kubu dan beberapa donatur yang memberikan sumbangan dana untuk memperbesar kegiatan ini dengan cabang-cabang lomba dan kreativitas seni. Demikian halnya dengan dukungan dari Komite Sekolah SMUNSAKU yang memberikan dukungan penuh terlaksananya kegiatan ini.

Tari Teruna Jaya yang ditarikan pada waktu puncak bulan bahasa yang ditarikan oleh salah satu siswa SMANSAKU, cukup menarik perhatian dan menarik. Sebagai ciri dari kegesitan, kecerdasan, dan kelihaian dari para pemuda yang tangguh dalam bidangnya.

Pertunjukkan berbagai kreativitas siswa SMUNSAKU juga diberikan wadah, saat itu terlihat pertunjukkan disko, karaoke, pertunjukkan lawak penyanyi, yang membuat seluruh penonton keluarga besar SMANSAKU.

Sumber: Majalah Media Hindu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: