RAMALAN NABI MUHAMMAD dalam WEDA

Ramalan ini sempat menghebohkan, akan tetapi ada beberapa pendapat dan newsleter yang membantah akan ramalan itu. dan inilah yang memang benar-benar ada….Ramalan Nabi Muhamad dalam Weda sangat Keliru sekali download ramalan Muhamad

6 Tanggapan

  1. boleh ikutan diskusikah ? Demi Kebenaran boleh ya….Nabi Muhammad itu lahirnya bukan di Madinah mbak,..tapi Mekkah,..dan menurut Prof. WAID BARKASH (penulis buku) yang masih berstatus pendeta besar kaum Brahmana mengatakan bahwa ia telah menyerahkan hasil kajiannya kepada delapan pendeta besar kaum Hindu dan mereka semuanya menyetujui kesimpulan dan ajakan yang telah dinyatakan di dalam buku. Semua kriteria yang disebutkan dalam buku suci kaum Hindu (Wedha) tentang ciri-ciri “KALKY AUTAR” sama persis dengan ciri-ciri yang dimiliki oleh Rasulullah Saw.Dalam ajaran Hindu disebutkan mengenai ciri KALKY AUTAR diantaranya, bahwa dia akan dilahirkan di jazirah, bapaknya bernama SYANUYIHKAT dan ibunya bernama SUMANEB. Dalam bahasa sansekerta kata SYANUYIHKAT adalah paduan dua kata yaitu SYANU artinya ALLAH sedangkan YAHKAT artinya anak laki atau hamba yang dalam bahasa Arab disebut ABDUN.
    Dengan demikian kata SYANUYIHKAT artinya “ABDULLAH”. Demikian juga kata SUMANEB yang dalam bahasa sansekerta artinya AMANA atau AMAAN yang terjemahan bahasa Arabnya “AMINAH”. Sementara semua orang tahu bahwa nama bapak Rasulullah Saw adalah ABDULLAH dan nama ibunya AMINAH.
    Disebutkan dalam Bhavisa Purana –> dalam Pratisarag Parv III, Khand 3, Adhyay 3, Shalokas 10 to 27 :

    “Aryadarma akan tampil di muka bumi ini. ‘Agama kebenaran’ akan memimpin dunia ini. Saya diutus oleh Isyparmatma. Dan pengikut saya adalah orang yg berada di lingkungan itu, yg kepalanya tidak dikucir, mereka akan memelihara jenggot dan akan mendengarkan wahyu, mereka akan mendengarkan panggilan sholat (adzan), mereka akan memakan apa saja kecuali daging babi, mereka tidak akan disucikan dg tanaman semak2x/umbi-umbian tapi mereka akan suci di medan perang. Meraka akan dipanggil “Musalaman” (perantara kedamaian).”
    Dalam Atharvaveda book 20 Hymn 127 Shlokas 1-14 disebutkan tentang Kuntupsuktas yg mengisyaratkan bahwa nabi Muhammad akan terungkap kemudian.

    Mantra 1 mengatakan : ia akan disebut Narasangsa. “Nars” artinya orang, “sangsa” artinya “yg terpuji”. Jadi Narasangsa artinya : orang yg terpuji. Kata “Muhammad” dalam bahasa arab juga berarti : orang yg terpuji. Jadi Narasangsa dalam bahasa Sansekerta adalah identik dg Muhammad dalam bahasa arab. Jadi Narasangsa adalah figur yg sama dg nabi Muhammad. Ia akan disebut “Kaurama” yg bisa berarti : pangeran kedamaian, dan bisa berarti : orang yg pindah (hijrah). Nabi Muhammad adalah seorang pangeran kedamaian yg hijrah dari Makkah ke Madinah. Ia akan dilindungi dari musuh yg akan dikalahkannya yg berjumlah 60.090 orang. Jumlah itu adalah sebanyak penduduk Makkah pada masa Muhammad hidup yaitu sekitar 60.000 orang.

    Mantra 2 mengatakan : ia adalah resi yg naik unta. Ini berarti ia bukan seorang bangsawan India, karena dikatakan dalam Mansuriti(11) : 202 mengatakan bahwa Brahma tidak boleh menaiki unta atau keledai. Jadi tokoh ini jelas bukan dari golongan Brahmana (pendeta tinggi Hindu), tapi seorang asing.
    Dalam Samaveda Agni Mantra 64 dinyatakan bahwa ia tidak disusui oleh ibunya. Hal ini persis dg nabi Muhammad yg tidak disusui oleh ibunya tapi oleh seorang wanita bernama Halimah.
    Dalam Kalki Purana (2) : 11 disebutkan bahwa dalam rumah Visnuyash dan dalam rumah Summati Kalki Autar akan lahir

    Dalam Kalki Purana (2) : 15 disebutkan bahwa dia akan lahir pada tanggal 12 bulan pertama Madhop
    Dirumah Visnuyash berarti dirumah pengikut Vishnu (pengikut Tuhan) sedangkan ayah dari nabi Muhammad adalah bernama Abdullah yg artinya adalah pengikut Allah (pengikut Tuhan). Orang Islam menyebut “Allah” sbg Tuhan, sedang orang Hindu menyebut “Vishnu” sbg Tuhan. Jadi di rumah Visnuyash adalah di rumah Abdullah.

    Summati dalam bahasa sansekerta artinya adalah orang yg sangat setia. Sedangkan ibunda nabi Muhammad adalah bernama Aminah yg dalam bahasa arab artinya juga orang yg setia.

    Sambala bahasa arabnya adalah tempat yg aman & damai. Nabi Muhammad dilahirkan di Makkah yg terkenal dg nama “Darul Aman” yaitu tempat yg aman & damai. Akan lahir diantara kepala suku Sambala, artinya bahwa nabi akan lahir diantara kepala suku di Makkah.
    Demikian mohon maaf bila tidak berkenan.

    • boleh ikutan diskusikah ? Demi Kebenaran boleh ya….

      mari bersama-sama kita diskusikan ini dengan kepala dingin,,🙂

      dalam Bhavisa Purana –> dalam Pratisarag Parv III, Khand 3, Adhyay 3, Shalokas 10 to 27 :

      “Aryadarma akan tampil di muka bumi ini. ‘Agama kebenaran’ akan memimpin dunia ini. Saya diutus oleh Isyparmatma. Dan pengikut saya adalah orang yg berada di lingkungan itu, yg kepalanya tidak dikucir, mereka akan memelihara jenggot dan akan mendengarkan wahyu, mereka akan mendengarkan panggilan sholat (adzan), mereka akan memakan apa saja kecuali daging babi, mereka tidak akan disucikan dg tanaman semak2x/umbi-umbian tapi mereka akan suci di medan perang. Meraka akan dipanggil “Musalaman” (perantara kedamaian).”

      sebelumnya mungkin yg saya paparkan akan berbeda dengan apa yg anda tau mengenai ramalan ini,,yupz Terkait dengan apa yang dinyatakan oleh anda, maka dalam Bhavisya Puran disebut tentang seorang yang bernama Mahamada dalam
      Bhavishya Purana: Prati Sarg: Bagian III:3,3 5-27

      Shri Suta Gosvami said: In the dynasty of king Shalivahana, there were ten kings who went to the heavenly planets after ruling for over 500 years. Then gradually the morality declined on the earth. At that time Bhojaraja was the tenth of the kings on the earth. When he saw that the moral law of conduct was declining he went to conquer all the directions of his country with ten-thousand soldiers commanded by Kalidasa. He crossed the river Sindhu and conquered over the gandharas, mlecchas, shakas, kasmiris, naravas and sathas. He punished them and collected a large ammount of wealth. Then the king went along with Mahamada, the preceptor of mleccha-dharma, and his followers to the great god, Lord Shiva, situated in the desert. He bathed Lord Shiva with Ganges water and worshipped him in his mind with pancagavya (milk, ghee, yoghurt, cow dung, and cow urine) and sandalwood paste, etc. After he offered some prayers and pleased him.

      Terjemahan:

      Shri Suta Gosvami berujar: Pada dinasti raja Shalivahana, terdapat 10 raja yang pergi ke surga setelah berkuasa lebih dari 500 tahun. Kemudian di bumi secara perlahan lahan terjadilah kemerosotan moral. Saat itu adalah masa pemerintahan raja Bhojaraja yang merupakan raja kesepuluh di bumi. Ketika ia melihat hukum moral dan tingkah laku merosot, Ia kemudian memerintahkan Kalidasa dengan membawa 10.000 tentara menaklukan seluruh penjuru negaranya. Ia menyeberang sungai Sindhu dan lebih menaklukkan gandharas, mlecchas (Kaum barbar, lihat definisi di bawah), shakas, kasmiris, naravas dan sathas. Ia menghukum mereka dan mengumpulkan sejumlah besar kekayaan. Kemudian Raja bersama dengan Mahamada ,seorang peng-gagas Ajaran mleccha-dharma dan para pengikut Raja menghadap kepada Tuhan yang Maha Besar, Siwa, lokasi di Padang pasir. Raja melakukan Puja dan menyenangkanNya, Ia permandikan Dewa Siwa dengan air suci Gangga dan memujaNya dalam pikiran dengan persembahan pancagavya (susu, ketimun, yoghurt, tahi hewan lembu, dan air kencing lembu) dan ramuan kayu cendana, dll .

      ——————

      Suta Goswami said: After hearing the king’s prayers, Lord Shiva said: O king Bhojaraja, you should go to the place called Mahakakshvara, that land is called Vahika and now is being contaminated by the mlecchas. In that terrible country there no longer exists dharma. There was a mystic demon named Tripura(Tripurasura), whom I have already burnt to ashes, he has come again by the order of Bali. He has no origin but he achieved a benediction from me. His name is Mahamada and his deeds are like that of a ghost. Therefore, O king, you should not go to this land of the evil ghost. By my mercy your intelligence will be purified. Hearing this the king came back to his country and Mahamada came with them to the bank of the river Sindhu. He was expert in expanding illusion, so he said to the king very pleasingly: O great king, your god has become my servant. Just see, as he eats my remnants, so I will show you. The king became surprised when he saw this just before them. Then in anger Kalidasa rebuked Mahamada “O rascal, you have created an illusion to bewilder the king, I will kill you, you are the lowest…”

      Terjemahan:

      Shri Suta Gosvami berujar: Setelah mendengar Doa dari Raja, Lord Shiva berkata: O raja Bhoraja, engkau mesti pergi ke tempat yang bernama Mahakakshvara, tanah itu dinamakan Vahika dan sekarang sedang terkontaminasi oleh Mleecah. Di negara yang kacau balau itu dharma sudah tidak ada lagi. Ada seorang Iblis bernama Tripura (tripurasura). Yang dulu pernah aku bikin menjadi debu. Ia datang kembali atas perintah bali. Ia tidak berasal namun menerima berkat dariku. namanya adalah Mahamada dan Kelakuannya seperti iblis. Oleh karena itu “O raja, Kamu tidak seharusnya pergi ke tempat Iblis bersemayam. Dengan berkatKu maka pikiranmu akan kembali jernih” Mendengar ini, maka raja kembali ke negerinya dan Mahamada bersama yang lainnya sampailah dipinggiran sungai Sindhu. Ia (mahamada) adalah seorang pakar ilusi/khayalan, ia kemudian berkata pada raja dengan sangat menariknya: “O raja besar, Tuhan-mu telah menjadi pelayan saya. Lihat saja, setelah Ia makan remah2-ku, Saya akan tunjukan padamu. Sang raja menjadi terkejut ketika melihat ini dihadapan mereka. Kemudian dalam kemarahannya Kalidasa menegur: “Hai bajingan, kamu telah ciptakan khayalan untuk membingungkan Raja. Saya akan membunuhmu,…Orang yang rendah”

      That city is known as their site of pilgrimage, a place which was Madina or free from intoxication. Having a form of a ghost (Bhuta), the expert illusionist Mahamada appeared at night in front of king Bhojaraja and said: O king, your religion is of course known as the best religion among all. Still I am going to establish a terrible and demoniac religion by the order of the Lord . The symptoms of my followers will be that they first of all will cut their genitals, have no shikha, but having beard, be wicked, make noise loudly and eat everything. They should eat animals without performing any rituals. This is my opinion. They will perform purificatory act with the musala or a pestle as you purify your things with kusha. Therefore, they will be known as musalman, the corrupters of religion. Thus the demoniac religion will be founded by me. After having heard all this the king came back to his palace and that ghost went back to his place.

      Terjemahan:

      Kota itu dikenal sebagai tempat mereka ziarah, sebuah tempat yang dulunya Madina atau bebas dari kemabukan. Pada suatu malam, dalam rupa iblis, Sang Ahli Ilusi dan sihir, Mahamada muncul di hadapan raja Bhojaraja dan berkata : “O raja , agamamu sudah tentu merupakan agama terbaik diantara yang ada. Namun Aku tetap akan mendirikan suatu agama yang mengerikan dan berbau Iblis seperti yang diperintahkan tuhan. Pengikutku mempunyai cirri-ciri yaitu pertama2 mereka disunat, tidak punya ‘shikkha’, namun berjenggot, keji, senang kegaduhan dan memakan segala. Mereka seharusnya makan binatang apapun tanpa mempersembahannya terlebih dahulu. Ini adalah pendapatku. Mereka melakukan ritual penyucian dengan musala seperti engkau menyucikan segala sesuatunya dengan rumput kusha (Kushala). Karena itu, mereka akan dikenal sebagai kaum musalman. Agama yang terkorupsi. Agama dengan sentuhan Iblis itu merupakan ciptaanku. Setelah mendengar semua Sang raja kembali ke istana nya dan itu hantu Mahamada itu kembali ketempatnya

      The intelligent king, Bhojaraj established the language of Sanskrit in three varnas – the brahmanas, kshatriyas and vaisyas – and for the shudras he established prakrita-bhasha, the ordinary language spoken by common men. After ruling his kingdom for 50 years, he went to the heavenly planet. The moral laws established by him were honored even by the demigods. The arya-varta, the pious land is situated between Vindhyacala and Himacala or the mountains known as Vindhya and Himalaya. The Aryans reside there, but varna-sankaras reside on the lower part of Vindhya. The musalman people were kept on the other side of the river Sindhu.

      On the island of Barbara, Tusha and many others also the followers of Isamsiha were also situated as they were managed by a king or demigods.

      Terjemahan:

      Raja yang bijak itu, Bhojaraj membangun bahasa sansekerta tiga varnas – brahmanas, kshatriyas dan vaisyas – dan shudras dia mendirikan prakrita-bhasha, bahasa umum untuk pergaulan. Setelah Raja memerintah kerajaan nya selama 50 tahun, Ia pergi kesurga. hukum moral yang didirikan olehnya bahkan sangat diihormati bahkan oleh para mahluk setengah dewa. Arya-varta, tanah yang diberkati ini berada diantara Vindhyacala dan Himacala atau pegunungan yang dikenal sebagai Vindhya dan Himalaya. Kaum Aryan bertempat-tinggal disana, tetapi varna-sankaras bertempat-tinggal di bagian Vindhya yang lebih rendah. Kaum musalman tetap berada di sisi lain sungai Sindhu.

      Di pulau babara, Tusha dan banyak lainnya juga merupakan pengikut Isamsiha dimana mereka di atur oleh seorang raja atau setengah dewa.

      Apakah yang dimaksud Mahamada adalah Muhammad ?
      Apakah Musalman merujuk pada muslimin ?

      Catatan :

      Mleccha
      artinya Seorang barbar, (seorang yang tidak berbahasa Sanskrit atau tidak sesuai dengan Hindu atau Institusi arya), secara umum berarti orang asing dan yang juga tidak mengenal bentuk pelatihan spritual

      Paisachya
      Artinya Iblis, jahanam

      Tripurasura ; Asura
      Roh jahat, Iblis
      Nama umum dari lawannya para Dewa

      Dalam Atharvaveda book 20 Hymn 127 Shlokas 1-14 disebutkan tentang Kuntupsuktas yg mengisyaratkan bahwa nabi Muhammad akan terungkap kemudian.

      setau saya dalam catur weda disebut mantra bukan sloka.

      unuk sementara itu dulu yang ingin saya sampaikan silahkan ditanggapi dulu,,mengenai sloka-sloka yang lain akan segera menyusul……
      maaf kalau comen saya yang ini idak berkenan dihati anda juga…… 🙂
      salam……

  2. sudah kami uraikan dan beberapa pendapat ahli Hindu juga membantah. Kalki Awatara turun bukan sebagai Nabi Muhammad!. Muhammad lahir di tahun 500 Masehi, sedangkan Kalki Awatara turun kedunia untuk mengakhiri jaman Kali, dan sekarang masih berlangsung Jaman Kali. Jadi Ramalan itu mengada-ada.

  3. @hendra,,
    salam kenal kawan,kalau mau diskusi tentang ramalan nabi muhammad ajak saya aja ya🙂 saya akan coba membahas ini di blog saya itupun kalau anda mau,kalau mau diskusinya disini saya minta izin dulu sama admin blog ini,,
    hehe🙂

    salam…

  4. ok…..tidak apa2. tapi alangkah bagusnya jika di pos disini juga, biar saya juga dapat belajar….download versi bantahan majalah sanatana dharma di atas.

  5. kemudian, mengenai NAMA DAN SEBUTAN HANYA KEBETULAN SAJA. CONTOH, MUNGKINKAH NAMA TUHAN ITU SAMA DENGAN HANTU??? PASTI JAWABANNYA TIDAK…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: